Home » Uncategorized » Nah Ini Dia Modul Lengkap Program ERP

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Enterprise resource planning, bagi teman teman mahasiswa yang mengambil jurusan manajemen tentu mengenal sistem ini , apalagi yang berkuliah dijurusan sistem informasi, matkul ERP kadang menjadi mata kuliah  wajib yang harus tuntas sebagai syarat kelulusan ataupun sebagai prasyarat untuk membuat tugas akhir atau skripsi. Bagi teman teman dari jurusan lain mungkin asing dengan istilah ini. Baik, mari kita berkenalan dengan program ERP, lets begin..

Secara sederhana, ERP merupakan Sistem berupa aplikasi berbasis desktop maupun berbasis web yang didesain perusahaan untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis perusahaan  kedalam satu data, Sistim ERP sendiri harus didukung oleh Hardware, Software dan SDM yang mumpuni agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi perusahaan.

Kalau masih bingung, jangan dilanjutkan ke paragraf selajutnya, 😀 sebaiknya kamu cuci muka dulu, sedian secangkir kopi dan kemudian baca lagi dari atas, untuk yang makin penasaran dengan program ERP monggo di scroll kebawaah… hehehe

Modul – Modul ERP

Baik, selanjutnya kita lihat kemampuan program ERP dalam mengelola suatu perusahaan, atau bagaimana ERP menjalankan fungsinya dalam melayani para pengambil keputusan.  Hahaha berrrat, seruput kopi dulu bro. Wookey ERP sebagai suatu aplikasi terdiri atas modul modul yang mewakili setiap department maupun proses bisnis suatu perusahaan. Nah, apa sajakah modul modul tersebut mari kita bahas satu persatu dimulai dari ;

  1. Modul Operasi (Operating Moduls)

Terdiri dari modul modul yang berkaitan dengan core business perusahaan, seperti ;

  • General Logistic, merupakan modul yang mengontrol proses aliran barang/supply chain
  • Sales and Distribution, sales menitikberatkan pada teknik dan mencari pasar produk sedangkan distribution menjadi penunjang proses sales, proses distribusi harus merata dan on time.
  • Material Management, modul ini mengoptimalkan dan mengontrol proses yang berkaitan dengan material mulai dari proses perencanaan, pengadaan, penyimpanan sampai dengan penggunaan material. Melalui modul ini perusahaan dapat mengevaluasi pemasok sampai dengan mengontrol hutang perusahaan melalui invoice verivication

Pada Modul Material Management, biasanya terdapat beberapa sub modul seperti ; pre-purchasing activities, purchasing, vendor evaluation, inventory management, invoice verification.

  • Logistic Execution, mengatur integrasi antar modul mulai dari production planning sampai dengan Quality Management.
  • Quality Management, mengoptimalkan semua proses operational agar sesuai dengan Standar Kualitas ( ISO Series) dan menyediakan semua data yang mendukung dalam implememntasi ISO
  • Plant Maintenance, mengotrol proses pemeliharaan semua peralatan dan fasilitas yang berperan dalam proses operasional perusahaan.
  • Customer Service, modul ini menawarkan kemampuan untuk memproses perkiraan penjualan, pesanan perusahaan dan jadwal rencana pengiriman.
  • Production Planning and Control,modul yang berfungsi mengendalikan proses produksi mulai dari tahap perencanaan, peralatan dan biaya proses produksi sampai dengan produk akhir sampai ditangan
  • Project System, perencanaan, Monitoring dan kontrol terhadap kapasitas, material dan dana selama proyek berjalan
  • Environment Management, modul ini mengontrol kegiatan operasional dalam kaitannya dengan kebijakan lingkungan pemerintah dan perusahaan. Modul ini menyediakan report dari semua department operasi tentang dampak yang terjadi terhadap lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan operasional perusahaan, secara sederhana nya modul ini mengotrol pembuangan limbah operasional perusahaan, baik itu limbah yang menjadi sampah ataupun yang bisa didaur ulang.
  1. Modul Keuangan dan Akuntansi (Finance and Accounting Moduls)
  • FI- Financial Accounting, digunakan sebagai parameter untuk perhitungan keuntungan, mengukur kinerja perusahaan dengan mengacu kepada semua transaksi disemua department perusahaan.
  • Co-Controling, modul ini berperan dalam pengendalian investasi, pengendalian kegiatan keuangan, memantau dan merencanakan kegiatan pembayaran, pengendalian kegiatan pembelian dan pengendalian biaya dan keuntungan dis etiap aktivitas perusahaan.
  • MI-Investment Management, modul ini ditujukan untuk analisis investasi jangka panjang dan asset tetap perusahaan.
  • EC-Enterprise Controlling, merupakan modul yang memberikan akses mengenai ; kondisi keuangan perusahaan, hasil dari perencanaan dan pengendalian perusahaan, pemgembangan investasi, pemeliharaan aset, pengembangan SDM, kondisi pasar, dan faktor struktural dari proses bisnis
  • TR-Treasury, modul ini berfungsi untuk mengintegrasikan cash management dan cash forecasting dengan aktivitas logistik dan transaksi keuangan.
  1. Modul Sumber Daya Manusia (Human Resource Moduls)

Modul ini bertujuan untuk mengelola data SDM yang ada di perusahaan, membangun sistem perekrutan dan pembangunan SDM yang efisien melalui manajemen karir, Modul ini didukung dengan beberapa sub modul yang memiliki fungsi masing masing, diantaranya ;

  • Personel Management, berfungsi mengatur, merencanakan dan juga mengendalikan diri sendiri.
  • Personnel Time Management, pengelolaan waktu bagi karyawan.
  • Payroll , pengajian bagi perusahaan – perusahaan dalam mengelola karyawan
  • Training and Event Management, mengadakan Pelatihan terhadap karyawan, baik pelatihan terhadap karyawan baru maupun karyawan lama secara berkala dan event dimana perusahaanmengadakan serangkaian acara-acara penting yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan.
  • Organizational Management, manajemen organisasi yang berfungsi mengelola secara profesional fungsi SDM bersama-sama dengan manajer lini, karena pengelolaan SDM merupakan bagian dari tugas-tugas seorang manajer dari fungsi manapun.
  • Travel Management, pengelolaan di mana manajemen mengadakan perjalanan untuk meningkatkan semangat kerja karyawan dan menambah pengetahuan mengenai keadaaan diluar perusahaan.

Huuuuuuh, setelah dibaca uraian diatas ternyata ERP sangat mendetail  ya, perusahaan yang akan menerapkan sistem ini benar-benar harus siap secara sistem dan sumber daya, agar sistim bisa memberikan feedback yang sesuai kepada perusahaan dan sesuai dengan ekspektasi. Baca juga yuk artikel Kupas Tuntas Peranan Software ERP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*